richpokerqq Upaya mengantisipasi penyebaran virus Covid 19 atau virus corona terus digalakkan di berbagai tempat. Seperti yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Jember, dengan memasang antiseptik atau Hand Sanitizer (pembunuh kuman) di puluhan tempat strategis. Masyarakat juga diimbau agar tidak panik, namun memahami langkah pencegahan yang tepat.
"PMI sesuai fungsinya memberikan pertolongan tingkat pertama kepada masyarakat. Karena itu upaya tersebut sudah kita mulai sejak beberapa minggu yang lalu dengan pembagian Masker gratis. Dan hari ini kita lanjutkan dengan pemasangan antiseptik di beberapa titik," ujar Ketua PMI Jember EA Zaenal Marzuki di sela-sela pemasangan antiseptik tersebut, Sabtu (14/03).
Titik-titik pemasangan antiseptik itu mulai dari tempat ibadah hingga Fasilitas publik. Yakni Masjid Jami' al-Baitul Amin yang ada di pusat kota serta Masjid Roudlotul Muchlisin yang ada di kawasan Condro, Kaliwates. Di dua masjid besar tersebut, PMI memasang masing-masing tiga botol antiseptik yang dilekatkan di tembok. Selanjutnya, PMI juga memasang dua botol antiseptik di Gereja Santo Yusup yang merupakan gereja utama umat Katolik di Jember.
"Kita akan lanjutkan dengan pemasangan di titik-titik keramaian lainnya," lanjut Zaenal.
Selanjutnya, PMI Jember juga memasang antiseptik di sejumlah pasar besar. Di antaranya Pasar Tanjung yang merupakan pasar induk di Jember. Selain itu, Pasar Kreongan, Pasar Patrang, Pasar Krempyeng dan Pasar Mangli juga menjadi sasaran pemasangan botol antiseptik. Jumlah botol bervariasi di tiap titik.
"Masing-masing bisa sampai 10 antiseptik yang kita pasang," jelas pengacara senior ini.
Tempat transportasi publik, lanjut Zaenal, juga dipasangi botol antiseptik. Yakni tiga terminal bus (Terminal Tawang Alun, Terminal Arjasa dan Terminal Pakusari), Stasiun Kereta Api Jember dan Bandara Notohadinegoro yang dimiliki Pemkab Jember.
"Nanti tiap minggu akan kita kontrol dan isi ulang (cairan antiseptik)," jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jember ini.
PMI Jember berharap, upaya serupa juga dilakukan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. "Minimal bisa memasang antiseptik di tempat kerja masing-masing. Kita harus bahu membahu untuk mencegah penyebaran virus korona," jelas Zaenal.
Selain memasang antiseptik, PMI Jember juga menerjunkan 50 orang yang terdiri dari dokter, tim medis dan sukarelawan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. PMI Jember berharap masyarakat tidak panik, namun memahami dan melakukan langkah antisipasi penyebaran virus Korona dengan tepat.
"Saya bersama tim kami juga akan beri sosialisasi kepada masyarakat agar tidak takut hadapi korona. Yang penting jaga kesehatan dan jaga kebersihan. Baru gunakan masker. Kita dorong dokter-dokter kita untuk beri sosialisasi kepada masyarakat," pungkas Zaenal.





