RICHPOKERQQ - Di tengah pandemi
corona, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik ke kampung halaman. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (covid-19).
Apabila nekat mudik, tentu saja akan mendapat teguran dari pihak kepolisian. Seperti yang dialami oleh
Limbad dan tim.
Berikut ulasan lengkapnya.
Melalui unggahan akun instagram Polres Cianjur @polrescjr, Limbad dan anak buahnya terlihat akan mudik. Mereka mendatangi Polres Cianjur untuk meminta izin.
Sebelum memasuki area Polres Cianjur, Limbad dan tim telah melakukan prosedur kesehatan yaitu mencuci tangan dan mengecek suhu badan.
Setelah melalui prosedur kesehatan, Limbad dan tim segera masuk ke Polres Cianjur. Belum sampai mereka masuk, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto muncul.
Tim Limbad lantas menyampaikan tujuan dari kedatangan mereka ke Polres Cianjur.
"Mau ke mana kalian?" tanya AKBP Juang.
"Mohon izin Bapak, ini master sama tim mau pulang kampung, mau mudik, mau izin, boleh enggak kira-kira pak?" tanya salah seorang tim Limbad.
"Master boleh makan paku, boleh sekuat linggis, virus corona jangan main-main. Master harus balik, tidak boleh mudik," jawab AKBP Juang dengan tegas.
Mendengar jawaban tegas AKBP Juang, Limbad kemudian segera mengajak tim nya untuk kembali dan membatalkan mudiknya. Tim nya pun heran karena Limbad terlihat takut.
"Kenapa, enggak mau jadi pulang? Kok master takut sih?" tanya salah seorang timnya.
"Berani makan paku, makan apa, masa enggak jadi?" imbuhnya.
Tetapi, salah seorang timnya kemudian menengahi dan mendukung imbauan dari AKBP Juang.
"Enggak boleh mudik, imbauan dari Kapolres Cianjur," ujar tim Limbad yang lain.
Limbad hanya terlihat tersenyum sambil mengacungkan jempol.