RICHPKV - Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo (Rudy) menginstruksikan seluruh Ketua RT agar mengkarantina para pemudik di tempat yang telah disediakan. Yakni di Graha Wisata Niaga, Sriwedari.
Rudy menyampaikan, selama ini telah mengkarantina ratusan pemudik yang terpantau melalui Terminal Tirtonadi, 3 stasiun di Solo dan Bandara Internasional Adi Soemarmo. Mereka yang datang langsung dijemput dan dikarantina selama 14 hari. Namun jika ada pemudik yang tidak terpantau, dia minta agar Ketua RT aktif melaporkan.
"Saya meminta untuk Pak RT untuk mengkarantina pemudik di tempat karantina, RT jangan mau menjamin pemudik untuk karantina mandiri," ujar Rudy, di sela mengantarkan para pemudik yang selesai menjalani karantina, Minggu (3/5).
Seperti biasanya, hampir setiap hari Wali Kota Solo mengantarkan para pemudik yang menjalani karantina di Graha Wisata Niaga dan Ndalem Joyokusuman. Pada hari ini Rudy mengantar pulang pemudik di 4 lokasi. Yakni di Kelurahan Banyuanyar, Mojosongo, Semanggi dan Sondakan. >>> KLIK DI SINI
Rudy meminta masyarakat tidak mengucilkan warga atau orang dalam pemantauan (ODP) yang telah selesai menjalani karantina. Masyarakat juga tidak boleh takut, karena para pemudik atau ODP tersebut telah dinyatakan sehat dan tidak terindikasi terpapar virus corona.
"Kenapa kita harus mengantar? Supaya masyarakat percaya warga tersebut sudah bebas dari karantina dan dinyatakan sehat," katanya.
Sementara itu berdasarkan data terakhir, kasus positif Covid-19 di Solo sebanyak 22 orang. Dari jumlah tersebut 8 pasien dinyatakan sembuh, 10 dirawat dan 4 lainnya meninggal dunia.
Jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak 122 orang. 74 diantaranya sembuh, 29 orang dirawat dan 19 lainnya meninggal dunia. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 501, 1 dirawat, 59 rawat jalan, 60 dalam pemantauan dan 441 selesai pemantauan.



